Saatnya UKM Melek Akuntansi (Download FREE EBook Komputerisasi Akuntansi)

Sudah saatnya para pemilik UKM merapikan catatan keuangannya. Catatan keuangan yang amburadul atau tidak ter-rekap dengan baik mengakibatkan pemilik UKM tidak mengetahui bagaimana kesehatan keuangan usahanya dan apakah sebenarnya usaha yang dijalankannya untung atau rugi. Sudah saatnya, UKM khususnya UKM di Klaten melek akan akuntansi.

Siapa bilang akuntansi itu sulit? Siapa bilang hanya sarjana lulusan akuntansi saja yang paham bagaimana ilmu akuntansi itu sesungguhnya? Siapa bilang catatan keuangan UKM tidak perlu ter-komputerisasi dengan baik?

Yuk, mari saatnya kita rapikan catatan keuangan kita agar kita tahu bagaimana kondisi kesehatan keuangan usaha kita. Agar kita tahu apakah sebenarnya kita untung atau buntung. Agar jika suatu saat kita butuh rekam keuangan kita untuk tambahan modal ke bank, presentasi ke investor, maupun perhitungan pajak, kita sudah siap. Laporan Neraca, Perubahan Modal, hingga Laporan Laba Rugi dapat tercipta hanya dengan beberapa klik secara otomatis.

Siapkan akun facebook Anda! Download FREE EBOOK Komputerisasi Akuntansi MYOB KLIK DI SINI. GRATIS

download ebook akuntansi

info selengkapnya:

LKP KEMBAR
JL. Solo-Yogya km.30 Jombor Ceper Klaten
Telp (0272) 3154 777
www.rumahpintar-kembar.com
www.facebook.com/LKPKembar
www.twitter.com/lkp_kembar

Sekolah Bisnis #7 KOMPETEN

seminar bisnis sekolah bisnis

Pengusaha Properti Bermodal Kepercayaan

Hari Kamis 13 Maret 2014 ini diadakan pertemuan rutin KOMPETEN di Toko Meubel Sumber Rejeki 40 milik Bu Yuni di Karang Wuni, Ceper, Klaten. Dalam pertemuan kali ini, yang mendapat jatah untuk dibedah bisnisnya adalah Pak Madya. Pak Madya adalah seorang pengusaha. Ada beberapa bisnis yang ia geluti, yakni: perusahaan maintenance pipa, kontraktor properti, toko bahan bangunan, hingga rumah makan padang.

Pak Madya adalah sosok yang low profile. Ia menceritakan bahwa ia dulu adalah seorang tukang pipa atau tukang ledeng. Hingga kini, ia dipercaya untuk memegang kontrak perawatan pipa PDAM se-Klaten. Ia juga membagikan pengalamannya dalam memulai bisnis rumah makan padang Murah Tenan di Pandang Simping, Klaten. Ia mengakui bahwa ia adalah seorang konseptor. Bahkan untuk rumah makannya pun, ia cukup bermodal konsep dan peralatan, sedangkan untuk lokasinya menggunakan lokasi investor yang mempercayainya.

Liputan Sekolah Bisnis #6 KOMPETEN: Kapan dan Kenapa Berhutang

Hari Sabtu lalu di Kantor Bupati Klaten ruang B1 diadakan Sekolah Bisnis#6 KOMPETEN: Kapan dan Kenapa Berhutang. Sekolah Bisnis kali ini menghadirkan Pak Bambang Minarno (owner ALBIRUNI HERBAL dan BAKSO TENGKLENG Mas Bambang). Sekolah Bisnis yang diadakan oleh KOMPETEN kali ini diikuti oleh lebih dari 40 peserta. Dengan tema seputar hutang yang tentunya menarik bagi kalangan pengusaha, Pak Bambang memulai materi dengan membagi pebisnis menjadi 4 kondisi:

  1. Kondisi tidak punya uang, tidak punya hutang
  2. Kondisi sudah punya uang, banyak punya hutang
  3. Kondisi banyak punya uang, banyak punya hutang
  4. Kondisi banyak punya uang, sedikit punya hutang

Termasuk kondisi manakah Anda?

sekolah bisnis 6 KOMPETEN

Selain itu, ada 3 fase perkembangan bisnis seorang pengusaha:

Ingin Jadi Pengusaha Sukses? Dermawan -lah!

Setidaknya judul di atas yang menjadi inspirasi sekaligus tema dari Sharing Bisnis KOMPETEN (Komunitas Pengusaha Muslim Klaten). Adalah seorang teman pengusaha yang berwirausahadi bidang kuliner, sebut saja bu Rina yang menjadi narasumber hari itu. Bu Rina adalah pemilik Bakso Idolaku yang telah berdiri di Klaten (1) dan Jogja (2), total ada 3 tempat. Anda yang berdomisili di wilayah Klaten pasti tahu dong Bakso Idolaku? Bu Rina berbagi bagaimana resep suksesnya membangun bisnis, menemukan rekan bisnis yang cocok, dan bahkan berhasil mempekerjakan total 70 karyawan di 3 cabang usaha kulinernya.

Kalau boleh dibilang, bu Rina sangat low profile, baik dari segi bahasa dan tutur kata maupun penampilan. Tapi siapa sangka omset usaha dan profitnya menjulang tinggi. Bu Rina juga mengatakan bahwa awal niat berdirinya usaha kuliner beliau adalah untuk memberdayakan anak2 SMA di daerahnya yang kebanyakan menganggur. See? Niat awalnya sudah tulus. Bukan semata mengeruk keuntungan saja.

Site Meter